Tampilkan postingan dengan label keluarga harmonis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga harmonis. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Maret 2015

Ciri-Ciri Keluarga Harmonis Menurut Islam

Ciri-ciri keluarga harmonis menurut islam adalah:
  1. Pembentukan keluarga yang di dasari harapan keridhaan Allah tanpa yang lain. Kedua belah fihak saling melengkapi dan menyempurnakan, memenuhi panggilan fitrah dan sunnah, menjalin persahabatan dan kasih sayang, serta meraih ketentraman dan ketenangan jasmani. Dalam menentukan standar jodoh keduanya hanya bertolak pada keimanan dan ketaqwan.
  2. Tujuan pembentukan keluarga. Keharmonisan rumah tangga akan terwujud apabila kedua pasangan saling konsisten terhadap perjanjian yang mereka tetapkan bersama. Tujuan utama mereka adalah menuju jalan yang telah digariskan Allah dan mengharap ridha-Nya. Dalam segala tindakan mereka yang tertuju hanyalah Allah semata.
  3. Lingkungan. Dalam keluarga yang harmonis upaya yang selalu dipelihara adalah suasana yang penuh kasih sayang dan masing-masing anggotanya menjalankan peran secara sempurna. Lingkungan keluarga merupakan tempat untuk berteduh dan berlindung, tempat dimana perkembangan dan susah-senang dilalui bersama.
  4. Hubungan antara kedua pasangan. Dalam hubungan rumah tangga yang harmonis dan seimbang suami istri berupaya saling melengkapi dan menyempurmakan. Mereka menyatu dan ikut merasakan apa yang dirasakan anggota keluarga yang lain. Mereka saling mengobati, saling membahagiakan dan menyatukan langkah dan tujuan, keduanya menyiapkan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  5. Hubungan dengan anak. Keluarga harmonis menganggap anak sebagai bagian darinya mereka membangun hubungan atas dasar penghormatan, penjagaan hak, pendidikan, bimbingan yang layak, pemurnian kasih sayang serta pengawasan akhlak dan perilaku anak.
  6. Duduk bersama. Keluarga harmonis selalu siap duduk bersamadan berbincang dengan para anggota keluarganya, mereka berupaya saling memahami dan menciptakan hubungan mesra. Islam mengajarkan agar yang tua menyayangi dan membimbing yang muda, dan yang muda menghormati dan mematuhi nasehat yang tua.
  7. Kerjasama saling membantu. Dalam kehidupan rumah tangga yang harmonis setiap anggota rumah tangga memiliki tugas tertentu.mereka bersatu untuk memikul beban bersama. Dalam bangunan ini tampak jelas persahabatan, saling tolong-menolong, kejujuran, saling mendukung dalam kebaikan, saling menjaga sisi jasmani dan rohani masing-masing.
  8. Upaya untuk kepentinagan bersama. Dalam kehidupan keluarga yang harmonis mereka berusaha saling membahagiakan. Mereka saling berupaya untuk memenuhi keinginan dan memperhatikan selera pasangannya. Saling menjagadan memperhatikan cara berhias dan berpakaian. Untuk kepentingan bersama mereka selalu bermusyawarah dan berkomunikasi untuk meminta pendapat, pada waktu anak telah mampu memahami masalah tersebut ia di ikutkan dalam musyawarah tadi.

Rabu, 25 Maret 2015

Cara Membentuk Keluarga Harmonis

Keluarga harmonis dimulai dengan keluarga yang akrab. Diperlukan upaya dan cara pandang yang lebih matang untuk menciptakannya, banyak hal yang dapat mempengaruhi kualitas dari keharmonisan tadi. Namun yang lebih penting adalah menjaga keintiman, caranya adalah:
  1. Toleransi. Toleransi disini adalah memahami bahwa orang-orang yang kita cintai mungkin mempunyai gambaran yang berbeda dalam fikiran mereka tentang cara menghadapi suatu peris tiwa. Jadi dalam keluarga tidak meributkan hal sepele, mencoba menyamakan persepsi dan bekerja sama.
  2. Waktu bersama-sama, menggali kreatifitas dan mengambil manfaatnya bagi keluarga. rencanakan waktu khusus, isi momen-momen istimewa, ubah acara rutin dengan melibatkan seluruh keluarga, nikmati bersama hobi anda, dan libatkan diri dengan melibatkan anak dalan kegiatan yang digemari. 
  3. Jatuh-bangun (terus berusaha). Jangan menyerah terus mencoba pendekatan baru untuk menjalin hubungan yang lebih mendalam dengan anak, pasangan, dan sesuaikan dengan minat, usia, serta keadaan.
  4. Terjunlah kedunia (menunjukkan kasih sayang dalam tindakan).
  5. Kurangi menggurui, perbanyak mendengar. Berusahalah untuk saling menghormati sudut pandang dan impian satu sama lain.
  6. Sarana hidup sebagai penyimpanan keyakinan yang harus ditanamkan. Hal ini dilakukan dengan membuat kotak, buku, dan sebagainya untuk menyimpan gagasan, nilai, yang layak disimpan dalam kotak tersebut, namun sebelumnya harus melalui komunikasi dengan keluarga, serta cara penggunaannya diatur oleh keluarga.
  7. Cinta menyeluruh. Tunjukkan dan sering-seringlah menunjukkan cinta anda
Peluang Bisnis Online

Like This